Dalam Islam seorang yang terbaik harus menjadi pemimpin kaum muslimin. Demikian pula seperti dalam solat, muslim terbaik harus menjadi imam. Di seluruh dunia, umat Islam harus berperilaku seperti satu tubuh dan harus ada satu pemimpin bagi umat Islam di seluruh dunia. Muslim yang terbaik di kalangan umat Islam di seluruh dunia harus menjadi pemimpin kaum muslimin. Muslim di seluruh dunia tidak bertindak seperti satu tubuh, kerana mereka terutamanya umat Islam dengan nama. Walau muslim berbangsa dan budaya dalam satu negara yang sama tidak bersatu. Seperti banyak negara-negara Muslim yang ada amalan demokrasi, mereka yang dapat memanfaatkan populariti di kalangan umat Islam akan menjadi pemimpin negara itu, sementara mereka tidak perlu menjadi yang terbaik di kalangan Muslim.
Kita tidak boleh memiliki pemimpin seperti sahabat Nabi Muhammad saw seperti Hazrat Abu Bakar dan Khalifah Umar ra dengan mereka kerana pekerjaan yang menghasilkan keperibadian seperti itu tidak dilakukan oleh umat Islam saat ini. Selama masa Nabi melihat semua umat Islam termasuk Nabi Muhammad saw sedang melakukan pekerjaan menngajak manusia kepada Allah dan mengingatkan kaum Muslim tentang Allah dan perintah Allah. Kaum muslimin pada ketika melakukan pekerjaan Nabi, Allah memberi mereka sifat-sifat seperti nabi. Meskipun tidak ada nabi, tetapi para sahabat para nabi, memiliki qualiti seolah-olah mereka nabi dan mereka mendapat pertolongan Allah seperti nabi.
Yang terbaik di antara umat Islam adalah yang paling bertakwa. Yang paling bertakwa taqwa bererti orang yang paling takut kepada Allah. Orang yang mempunyai paling takut kepada Allah adalah orang yang paling taat kepada perintah-perintah Allah. Dalam ketaatan Allah terletak kepuasan hati mereka. Ketika nama Allah disebutkan, hati mereka gemetar ketakutan dan mereka sering menitiskan air mata mereka sebagai tanda cinta mereka dan takut kepada Allah. Yang terbaik di antara umat Islam adalah yang terbaik dalam taqwa dan mereka harus menjadi pemimpin kaum muslimin. Karena mereka cinta dan takut kepada Allah, lebih daripada cinta mereka terhadap kekayaan dan kekuasaan, Allah telah menjadikan kekuasaan dan kekayaan berjalan di belakangnya. Allah memberi kuasa dan kekayaan untuk menyerahkan sebelum orang yang cinta dan takut kepada Allah lebih daripada yang cinta dan takut apa pun.
Ketika umat Islam tidak melakukan pekerjaan seperti Nabi Muhammad saw, kita tidak boleh menghasilkan umat Islam yang bertakwa. Muslim dengan taqwa akan muncul dalam masyarakat yang melakukan pekerjaan Nabi kita Muhammad saw Apabila kita tidak menanam durian dalam cara yang betul, kita tidak akan mendapatkan buah durian yang baik. Ketika umat Islam melakukan pekerjaan Nabi Muhammad saw maka kita akan memiliki pemimpin seperti sahabat nabi melihat Pekerjaan Rasul saw adalah menjemput bukan Islam untuk menerima dan mengucap Kalimah Mulia dan untuk mengingatkan kaum muslim tentang Kalimah Agung dan perintah Allah.
Kita harus membuat usaha dakwah dan pekerjaan untuk mengingatkan kaum Muslim tentang Allah sebagai pekerjaan utama daripada semua muslim. Kita harus melakukan pekerjaan dakwah sehari-hari dengan Istiqamah , dengan niat yang benar, dengan ihtisab dan cara Nabi melihat sampai kita mati. Ketika umat Islam melakukan pekerjaan Rasul saw sebagai Rasul saw itu, maka sifat-sifat Nabi akan datang dalam kehidupan kaum muslimin. Taqwa yang terbaik di kalangan umat Islam setiap saat harus menjadi pemimpin umat Islam pada waktu itu. Sejak Hazrat Abu Bakar adalah muslim terbaik pada saat Rasulullah saw wafat, umat Islam yang dipilih dengan suara bulat untuk menjadi pemimpin kaum muslimin. Saat ini bahkan dalam Jemaah yang kira untuk mengamalkan sunnah dan menyebut diri mereka sebagai orang-orang yang melakukan dakwah memilih penerus pemimpin Jemaah dari antara anak-anak mereka dan ahli keluarga sahaja.
Sesungguhnya, para pemimpin yang kita miliki sekarang tidak seperti para pemimpin selama tahun-tahun awal Islam. Kualiti para pemimpin Muslim menjadi buruk ketika umat Islam tidak lagi melakukan pekerjaan Nabi melihatkan Beberapa pemimpin Muslim tampaknya akan berlatih Islam sebagai yang mereka kenakan pakaian Islam, melakukan solat dan boleh membuat pidato mengutip Quran dan Hadis tetapi amalan Islam mereka tetap hanya rupa dan bentuk dan tanpa semangat sejati Islam. Seperti yang saya lihat, para pemimpin ini hanya menggunakan Islam sebagai kedok untuk memperoleh kekayaan, kuasa dan kedudukan dan mereka tidak begitu tertarik untuk menghidupkan kembali perintah Allah baik di kehidupan mereka mahupun dalam kehidupan orang lain. Semua pemimpin muslim lainnya juga tertarik untuk mendapatkan kuasa, kekayaan dan kedudukan tetapi mereka menggunakan Islam sebagai penutup. Menurut pendapat saya, semua mereka adalah sama, kecuali beberapa yang sedikit lebih baik dalam hal cinta mereka untuk mendapatkan kuasa, kekayaan dan kedudukan jika dibandingkan dengan orang lain. Tun Dr Mahathir berundur sebagai Perdana Menteri Malaysia ketika ia boleh memilih untuk meneruskan. Ramai orang menitiskan air mata mereka ketika dia ingin meninggalkan pejabat dan pendapat saya kasihnya terhadap kekuasaan dan kekayaan jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan pemimpin Malaysia yang lain termasuk yang terlihat sangat soleh.
Datuk Seri Anwar Ibrahim mungkin muncul kaca mata Islam, dan pidato penuh dengan kutipan dari Quran dan Hadis tapi dalam hati saya pikir ini penuh dengan cinta harta dan kuasa dan saya pikir dia tidak mempunyai hasrat sejati untuk menghidupkan semula setiap perintah Allah dalam hidupnya dan kehidupan orang lain. Dia mungkin sama dengan para pemimpin Muslim lainnya yang menggunakan Islam sebagai penutup dan mungkin ia bahkan boleh lebih buruk daripada yang boleh mereka, kerana ia bahkan bersedia berbohong untuk mencapai impiannya untuk menjadi Perdana Menteri Malaysia. Satu kejadian yang saya masih ingat ialah Datuk Seri Anwar Ibrahim pernah berkata kepada kami untuk menyokong Pas sejak dari Pas perlembagaan jelas Quran seterusnya tetapi hanya dalam beberapa bulan kemudian, saya dengar dia telah memasuki UMNO. Sejak hari itu, aku tahu bahawa Datuk Seri Anwar Ibrahim adalah pembohong besar dan sejak saat itu hingga hari ini, aku tidak akan pernah percaya apa pun yang dikatakannya bahkan di mahkamah.
Ketika Datuk Seri Zahrain mengungkapkan kebohongan yang Datuk Seri Anwar Ibrahim telah dilakukan untuk ahli Parlimen Parti Keadilan Rakyat Saya tidak terkejut. Datuk Seri Anwar akan tetap menjadi pembohong, tidak peduli parti apa dia masuk. Ketika kita melakukan pekerjaan Nabi Muhammad saw, cara Nabi melakukan dengan niat hanya untuk sukakankan Allah, dengan kebohongan dan kebiasaan buruk lainnya Insya Allah akan sembuh.
Saya mengajak tidak hanya Datuk Seri Anwar, tetapi juga semua pemimpin umat Islam di seluruh dunia untuk melakukan pekerjaan Nabi Muhammad saw, seperti Nabi itu dan mereka harus memanggil semua pengikut mereka untuk melakukan hal yang sama. Ketika mereka melakukan pekerjaan Nabi Muhammad saw, Allah akan memberi mereka sifat-sifat para nabi, umat Islam akan mempunyai pemimpin seperti para sahabat daripada Nabi Muhammad saw, dan pertolongan Allah akan bersama dengan kaum Muslim.
Dr.Nasoha Saabin

Do,
Ahli politik memang macam itu la…kecek di mulut dengan ape yg dibuat lain…
Idola Do Tun tu ape kureng ee? Selagi hati melekat di RM, memang macam tu la kesan ee.. ngape die Do baie yg bertanding di Ulu Selangor PRU 14 nanti kak?